
Purbalingga (Humas) – Sebanyak 33 pelajar terbaik jenjang MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA/SMK menerima medali dan piagam penghargaan pada apel pagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Senin (21/9/2026). Mereka merupakan para juara 1, 2, dan 3 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Purbalingga yang diikuti 1.141 peserta pada 7–9 September 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian akademik sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan potensi dan budaya belajar berprestasi.
Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani menyampaikan selamat kepada para juara dan mendorong mereka untuk terus berjuang pada kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
Menurutnya, OMI tidak hanya menghasilkan para pemenang, tetapi juga menjadi sarana mengukur kompetensi, menumbuhkan semangat belajar, serta mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kankemenag Purbalingga, lanjutnya, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung pengembangan prestasi peserta didik melalui berbagai ajang akademik.
Keberhasilan penyelenggaraan OMI juga menunjukkan kuatnya kolaborasi antara madrasah, sekolah, guru pendamping, KKM, dan Kankemenag dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Dampak yang diharapkan tidak hanya berupa prestasi kompetisi, tetapi juga tumbuhnya ekosistem pendidikan yang mendorong inovasi, literasi, dan keunggulan akademik secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak pelajar Purbalingga yang mampu berprestasi dan mengharumkan daerah di tingkat yang lebih tinggi.
