
Bergeser dari Kegiatan ke Dampak, Kakankemenag Zahid : Publikasi Bukan Beban, tetapi Investasi Instansi
Purbalingga (Humas) — Publikasi Kementerian Agama diarahkan bergeser dari sekadar memberitakan kegiatan menjadi komunikasi yang menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut dibahas dalam Rakor PZI WBK menuju WBBM 2027 di Ruang Sehati, Rabu (16/9/2026).
Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan humas dalam setiap kegiatan. “Publikasi bukan beban, tetapi investasi instansi. Karena itu, harus dijaga dan dikerjakan bersama,” tegasnya.
Rakor menindaklanjuti arahan Stafsusu Menag RI, H. Ismail Chawidu tentang publikasi berdampak melalui konten yang sederhana, relevan, dan dekat dengan masyarakat, termasuk dari KUA, madrasah, dan ASN. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI, juga menjadi bagian dari langkah membangun komunikasi publik yang lebih efektif.
