Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Tak Hanya Pulihkan Luka Batin, Penyuluh Kemenag Juga Hadir Saat Warga Terserang Sakit

Purbalingga (Humas) – Kepedulian, sinergitas dan kesiapsiagaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga kembali terlihat di area posko Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet. Seorang warga terdampak banjir dilaporkan mengalami serangan asam lambung hingga menyebabkan pingsan saat berada di area posko, Rabu (28/1/2026). Warga dibawa ke Posko Polres Purbalingga yang berada di desa Sangkanayu.

Penyuluh Berikan Pertolongan kepada Korban Bencana
Jumanto, melakukan pijat refleksi kepada warga terdampak bencana yang pingsan terkena serangan asam lambung, Rabu (28/1/2026) di Posko Polres Purbalingga di Sangkanayu.

Mengetahui kondisi tersebut, Jumanto, Penyuluh Agama Islam Kemenag Purbalingga yang sebelumnya terlibat dalam kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana, bersama personel Polres Purbalingga yang sedang bertugas, segera memberikan pertolongan pertama. Evakuasi ringan dilakukan dengan bantuan pernapasan disertai pijat refleksi untuk meredakan serangan asam lambung yang dialami korban.

Upaya penanganan dilakukan secara cepat dan penuh kehati-hatian. Atas izin Allah SWT, setelah mendapatkan pertolongan, kondisi warga berangsur membaik dan kembali sadar. Kejadian ini menjadi bukti bahwa kehadiran penyuluh agama di lokasi bencana tidak hanya berperan dalam pendampingan spiritual dan psikososial, tetapi juga sigap membantu warga dalam situasi darurat.

“Saat itu korban tiba-tiba lemas dan tidak sadarkan diri. Kami langsung memberikan pertolongan seadanya, membantu pernapasan, terapi topung, dan pijat refleksi untuk meredakan asam lambungnya. Alhamdulillah, kondisinya berangsur membaik,” ujar Jumanto.

Tak berselang lama, korban mulai sadar dan dapat berkomunikasi kembali. Ia mengaku kondisi tersebut dipicu kelelahan, stres, dan kurang istirahat selama menghadapi bencana banjir.

“Saya merasa dada sesak dan pusing, lalu gelap. Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih enak setelah dibantu. Terima kasih kepada petugas Kemenag yang sigap menolong,” ungkap korban dengan suara lirih.

Ketua Tim Trauma Healing, Mutohir, menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag di lokasi bencana memang dirancang untuk memberikan layanan kemanusiaan secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang mengalami tekanan fisik dan psikologis.

“Trauma healing tidak hanya untuk anak-anak. Orang tua juga rentan mengalami gangguan kesehatan akibat stres pascabencana. Karena itu kami berupaya hadir, mendampingi, dan membantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan yang ada,” jelas Mutohir.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas peran antara penyuluh, relawan, dan tenaga pendamping menjadi kunci dalam memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat terdampak.

Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga melalui Posko Layanan Keagamaan terus berkomitmen menghadirkan layanan spiritual, psikososial, dan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana, sebagai bagian dari ikhtiar pemulihan lahir dan batin masyarakat.

Editor : Sri Lestari

Foto : Dok. Posko Layanan Keagamaan Kemenag Purbalingga

Post Relate

Translate »
Skip to content