Lompat ke konten utama

Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

Sarif Hidayat: Merawat Tradisi, Menguatkan Makna Pengabdian

Purbalingga (Humas) — Mengawali pengabdiannya di Kantor Kementerian Agama Purbalingga, Kepala Kantor, H. Sarif Hidayat, mengajak seluruh ASN merawat tradisi baik dan memperkuat kualitas pelayanan. Pesan tersebut disampaikan saat apel pagi di halaman Kankemenag Purbalingga, Senin (2/11/2026).

Mengawali pengabdiannya di Kantor Kementerian Agama Purbalingga, Kepala Kantor, H. Sarif Hidayat, mengajak seluruh ASN merawat tradisi baik dan memperkuat kualitas pelayanan.

Kakan Kemenag yang dilantik pada 23 Oktober lalu, menggantikan H. Zahid Khasani, mengelaborasi pemikiran dalam disertasinya berjudul Petung: Tradisi, Pemaknaan, dan Kontestasi.

 

“Tradisi layanan yang sudah terbangun di Kemenag Purbalingga harus kita jaga. Prinsipnya sederhana, layanan harus tepat, cepat, dan cermat. Yang jauh menjadi dekat, yang susah menjadi mudah, dan yang berbayar menjadi gratis apabila memang tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Menurut Sarif, capaian dan penghargaan tidak boleh berhenti sebagai kebanggaan administratif tanpa makna. Ia menyampaikan terima kasih kepada H. Zahid Khasani atas fondasi pelayanan yang telah dibangun, termasuk capaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

 

“Prestasi itu bukan sekadar gelar, tetapi harus memberikan makna. Jangan sampai kita hanya menjalankan rutinitas dan kewajiban tanpa memahami nilai pengabdian di dalamnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sarif menegaskan bahwa kontestasi hingga tingkat nasional hendaknya menjadi sarana untuk terus memperbaiki diri, bukan tujuan akhir. Ukuran keberhasilan, menurutnya, terletak pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. “Tujuan akhir kita adalah memayu hayuning bawana, menghadirkan kemanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat. Keberadaan Kementerian Agama harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” pesannya.

 

Baca Juga: Hangat Sambut Rombongan Kemenag Pemalang, Keluarga Besar Kemenag Purbalingga Teguhkan Semangat Sedulur Selawase

Post Relate

Translate »
Skip to content