Purbalingga (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, mengajak Kepala KUA, Pengawas Madrasah, dan Penyuluh Agama Islam menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik (MRP) dalam rakor daring yang diselenggarakan Seksi Bimas Islam, Selasa (10/3/2026).

Program ini diharapkan menjadi layanan bagi pemudik untuk singgah, beribadah, dan beristirahat selama perjalanan mudik.
“Kemenag harus hadir dan peduli kepada para pemudik. Masjid bisa menjadi tempat singgah yang nyaman bagi musafir untuk beribadah dan beristirahat saat perjalanan mudik,” ujar Zahid.
Ia juga meminta KUA dan penyuluh berkoordinasi dengan takmir masjid serta lintas sektor agar posko MRP siap melayani pemudik dengan fasilitas dasar dan operasional 24 jam.
Sebanyak 11 masjid di Purbalingga ditetapkan sebagai lokasi Masjid Ramah Pemudik, yaitu Masjid Uswatun Hasanah (Jl. Panjaitan, Purbalingga), Masjid Al Hasanah (Tlahab Lor, Karangreja), Masjid An Nahdiyah (Gunungkarang, Bobotsari), Masjid Cheng Hoo (Mrebet), Masjid Darunnajah (Gembong, Bojongsari), Masjid Baitul Muttaqin (Padamara), Masjid At-Taqwa (Redjo Mulyo Maghfiroh, Blater Kalimanah), Masjid Nurul Falah (Senon, Kemangkon), dan Masjid At-Taqwa (Bakulan, Kemangkon), Masjid Nurul Falah Bukateja dan Masjid Al Iftitah Toyareja, Purbalingga.
Masjid-masjid tersebut diharapkan menjadi tempat singgah yang ramah dan nyaman bagi para pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran.
Baca Juga: Perkuat Peran Masjid, Kankemenag Purbalingga Salurkan Paket untuk Masjid Ramah Pemudik
Kontributor : Lestari
Editor/ Publisher : Ahyan
Foto : Lestari