SIARAN PERS Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga
Purbalingga (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menjadi tuan rumah kegiatan Safari Keagamaan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia bertajuk “Menjaga Amanah, Merawat Integritas”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Uswatun Khasanah dan menghadirkan Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, beserta tim.Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari Baznas, MUI, PDM, PCNU, LDII, FKUB, FKPP, FKDT, Badko LPQ, pimpinan dan santri pondok pesantren, Kepala KUA, Pokjawas, Kepala Madrasah, IPARI, APRI, hingga Duta Pelajar Madrasah Antikorupsi.
Safari ini menjadi ruang dialog strategis antara KPK, tokoh agama, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai antikorupsi berbasis pendekatan keagamaan.Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, dalam paparannya menegaskan bahwa pendekatan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan sosial terhadap praktik koruptif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulai komitmen antikorupsi dari diri sendiri.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kemenag Purbalingga sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Ia juga menegaskan komitmen Kemenag Purbalingga dalam pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Selamat datang di kawasan Zona Integritas WBK Kemenag Purbalingga. Ini merupakan kehormatan bagi kami dapat menjadi bagian dari Safari Keagamaan Antikorupsi,” ungkapnya.
Zahid menjelaskan bahwa berbagai program telah dijalankan untuk memperkuat budaya integritas, di antaranya Gerakan GALAKSI (Gerakan Tolak Gratifikasi dan No Korupsi), Duta Pelajar Madrasah Antikorupsi, serta inovasi berdampak seperti Urab Mendoan, Eco Office, Paku Bumi, dan layanan Sehati. Seluruh inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan KPK di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang ditandai dengan penyerahan bibit pohon sebagai simbol komitmen terhadap program Eco Office dan kepedulian lingkungan.
Selain itu, Kemenag Purbalingga juga menyerahkan buku inovasi kepada KPK yang memuat berbagai program unggulan, di antaranya Galaksi, Sehati, Urab Mendoan, dan Eco Office. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen nyata dalam mengembangkan budaya antikorupsi melalui pendekatan inovatif dan edukatif.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan Duta Pelajar Madrasah Antikorupsi yang menunjukkan peran generasi muda dalam menginternalisasi nilai-nilai integritas sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menegaskan bahwa pembangunan budaya antikorupsi tidak hanya dilakukan melalui kebijakan, tetapi juga melalui keteladanan, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara KPK, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani serta kehidupan masyarakat yang berintegritas.
Humas Kemenag Purbalingga