Purbalingga (Humas) — Upaya penguatan komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) terus dilakukan oleh jajaran ASN melalui kegiatan briefing Zona Integritas yang dipimpin oleh Naelul Fauzi, selaku Ketua Pokja VI Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, pada lingkungan kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Dalam briefing tersebut, Naelul Fauzi mengawali kegiatan dengan games seru sebagai pembuka, yang bertujuan membangun semangat, kekompakan, serta memperkuat komitmen bersama terhadap Zona Integritas.

Dalam penyampaiannya, Naelul Fauzi menegaskan kembali pentingnya pemahaman dan implementasi 6 Area Perubahan Zona Integritas sebagai fondasi utama reformasi birokrasi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Enam area perubahan tersebut meliputi: Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Ia menekankan bahwa seluruh area tersebut harus dijalankan secara konsisten, terintegrasi, dan berkelanjutan agar budaya kerja ASN benar-benar mencerminkan nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Purbalingga, Sudiono, yang juga menjabat sebagai Ketua Zona Integritas, turut memberikan penguatan. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa komitmen Zona Integritas harus menjadi ruh (jiwa) dalam setiap pelaksanaan tugas ASN.
“Seluruh ASN harus menjaga kekompakan, soliditas, dan konsistensi dalam membangun budaya kerja yang bersih, melayani, dan berintegritas,” tegasnya.
Kegiatan briefing Zona Integritas ini menjadi bagian dari strategi penguatan internal dalam rangka mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan, sekaligus mempercepat terwujudnya lingkungan kerja Kemenag Purbalingga yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.
Baca Juga: Briefing Zona Integritas: Sudiono Ajak Pegawai Pahami ZI
Kontributor/ Publisher : Ahyan
Foto : Ahyan