Purbalingga (Humas) — Komitmen Kementerian Agama dalam memberikan layanan kepenyuluhan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat terus diwujudkan, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan. Penyuluh Agama Islam dan Kepala KUA Rembang Joko Waluyo, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Rutan Kelas IIB Purbalingga, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari layanan pembinaan mental dan spiritual yang bertujuan membantu warga binaan memperkuat keimanan serta membangun optimisme untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Dalam penyampaiannya, Joko Waluyo mengangkat materi tentang “Enam Perkara yang Dapat Merusak Hati”. Menurutnya, pemahaman terhadap hal-hal yang dapat mengotori hati menjadi bekal penting dalam proses introspeksi dan perbaikan diri.Enam perkara tersebut meliputi berbuat dosa dengan harapan dapat bertaubat di kemudian hari, mencari ilmu tetapi tidak mengamalkannya, beramal tanpa keikhlasan, menikmati rezeki dari Allah SWT tanpa rasa syukur, tidak ridha terhadap ketentuan Allah SWT, serta menghadiri atau menguburkan orang yang meninggal dunia tanpa mengambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa tersebut.
Joko menjelaskan bahwa hati yang bersih akan menjadi fondasi bagi perubahan perilaku yang lebih baik. Melalui bimbingan keagamaan yang rutin, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat akhlak, serta memiliki semangat untuk memperbaiki diri dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.Baca Juga: Rutan Purbalingga Apresiasi Sinergitas dengan Kantor Kementerian Agama