Purbalingga (Humas) – “Eco Office ini inovasi sederhana, tetapi memiliki makna besar karena mengintegrasikan pelayanan publik dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ainun Habibah dari Tim Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB saat hadir di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Kamis (2/7/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan usai melihat implementasi Eco Office di PTSP sebagai bagian dari rangkaian kunjungan sebelum Sharing Session Excellence PZI WBK Menuju WBBM Tahun 2027.

Senada dengan itu, Siti Mudayaroh dari Tim Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI yang telah dua kali mendampingi pembangunan Zona Integritas di Kankemenag Purbalingga menilai terdapat perkembangan yang semakin baik.
Menurutnya, Eco Office menjadi salah satu inovasi yang memperkuat budaya kerja sekaligus menunjukkan komitmen nyata menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menjelaskan bahwa Eco Office merupakan bagian dari penguatan budaya kerja berintegritas. Melalui program tersebut, Kankemenag Purbalingga membagikan bibit tanaman kepada tiga pengunjung pertama PTSP setiap hari kerja sebagai edukasi dan ajakan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami ingin pembangunan Zona Integritas tidak hanya tercermin dari tata kelola dan pelayanan, tetapi juga melalui budaya kerja yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.
Baca Juga: Jum’at Merawat, Menjaga Eco Office Kantor Ramah Lingkungan
