Purbalingga (Humas)- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Purbalingga menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir bandang dan angin kencang di Kecamatan Karangreja, Sabtu (24/1/2026). Penyaluran dilakukan setelah koordinasi di KUA Karangreja dan peninjauan langsung ke wilayah terdampak, khususnya Dusun Gunung Malang Desa Serang.

Namun, akibat putusnya jembatan dan terputusnya akses jalan menuju lokasi bencana, bantuan belum dapat diserahkan secara langsung kepada warga terdampak dan akan disalurkan setelah akses memungkinkan dan menunggu posko bencana telah siap.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Purbalingga, bencana dipicu hujan deras berkepanjangan yang menyebabkan banjir bandang di Desa Serang dan Desa Kutabawa. Dampaknya, akses jalan terputus, jembatan rusak, dan sebanyak 31 kepala keluarga atau 110 jiwa terpaksa mengungsi. Dalam peristiwa ini, satu warga Desa Serang, Solikhah Kuswati, guru Madrasah Diniyah Nurun Nawawi, dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir.
Kepala Kankemenag Purbalingga Zahid Khasani berserta rombongan menuju rumah duka menyampaikan bela sungkawa mendalam serta menegaskan komitmen Kemenag untuk hadir bersama masyarakat. “Kehadiran Kemenag bersama UPZ adalah wujud kepedulian dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga membawa manfaat dan menguatkan kebersamaan kita. Semoga almarhumah khusnul khotimah dan menjadi ahlul surga, keluarga yang ditinggalkan dikaruniakan kekuatan,” ujarnya.
Kontributor/Publisher : Sri Lestari