Purbalingga – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Seminar Strategi Pembelajaran PAI dalam Merespons Fenomena Brainrot yang dirangkaikan dengan Rapat Pleno Program dan Kegiatan MGMP. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Jenderal Sudirman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga pada Senin, 12 Januari 2026.

Seminar menghadirkan narasumber Priyanto dan diikuti oleh 139 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP se-Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini menjadi forum penguatan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital, khususnya terkait fenomena brainrot yang dinilai berdampak pada konsentrasi, daya pikir kritis, dan karakter peserta didik.
Melalui seminar ini, para guru PAI dibekali pemahaman dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan kontekstual. Pendekatan pembelajaran yang responsif terhadap perkembangan teknologi diharapkan mampu menjaga kualitas pendidikan agama Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai moderasi, akhlak, dan literasi digital pada peserta didik.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Hadir mewakili Kankemenag Purbalingga, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Didik Wirawan, yang menyampaikan apresiasi atas peran aktif MGMP PAI dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI di sekolah.
Baca Juga: Guru PAI Inspirasi Penguatan Pendidikan Karakter Religius
Kontributor : Atin
Editor/ Publisher : Ahyan
Foto : Atin