Purbalingga (Humas) – Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Lembaga Pendidikan Ma’arif dalam memperkuat karakter kebangsaan di lingkungan madrasah. Ia berharap Kurikulum Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta segera diimplementasikan untuk menumbuhkan semangat belajar yang lebih bermakna di kalangan peserta didik. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Diklat Implementasi Kurikulum KKM MI Ma’arif Kabupaten Purbalingga di MI Maárif NU 1 Kajongan, Senin (3/11/2025).

Kegiatan yang diikuti 200 peserta dari perwakilan guru kelas 3 dan 6 MI Ma’arif se-Purbalingga itu menjadi ruang pembelajaran bersama dalam memahami arah kebijakan pendidikan Kementerian Agama. Kakankemenag menilai, penguatan karakter kebangsaan dan cinta tanah air harus menjadi fondasi utama setiap proses pembelajaran di madrasah.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Purbalingga Torik Jahidin mengajak para guru untuk terus meng-upgrade kompetensi, beradaptasi dengan era digitalisasi, serta meningkatkan mutu madrasah Ma’arif.
Ia menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan cinta dalam setiap proses belajar.
Kontributor : Lestari
Editor/ Publisher : Ahyan
Foto : Dok. Mikasa