Purbalingga (Humas) – Kegiatan Kajian Selasa Pagi kembali digelar pada Selasa, 20 Januari 2026 bertempat di Aula Galaksi. Kajian tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menghadirkan Kepala Subbagian Tata Usaha, Sudiono, sebagai pemateri.
Dalam penyampaiannya, Sudiono mengawali kajian dengan menekankan bahwa kunci utama dalam menjalani kehidupan adalah rasa syukur. Menurutnya, sikap bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah Swt. akan melahirkan ketenangan batin dan pandangan hidup yang lebih positif. Rasa syukur juga menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian yang kuat dan tidak mudah mengeluh dalam menghadapi berbagai kondisi kehidupan.

Lebih lanjut, Sudiono menjelaskan bahwa pengendalian hawa nafsu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketaatan dalam beribadah. Ia menegaskan bahwa dengan bersyukur dan mampu mengendalikan nafsu, seseorang akan lebih mudah menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat, sehingga kehidupan dapat dijalani secara proporsional dan penuh kesadaran.
Selain syukur, Sudiono juga menyampaikan bahwa sabar merupakan kunci hidup berikutnya yang harus dimiliki setiap insan. Ia menyebutkan bahwa ujian kesabaran yang paling berat berasal dari nafsu amarah, yang kerap muncul dalam situasi tertentu, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kemampuan mengendalikan emosi menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan diri dan lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Sudiono menegaskan bahwa salat tepat waktu merupakan salah satu sarana efektif untuk melatih kesabaran dan kedisiplinan. Menurutnya, kesabaran akan menjadi solusi dari berbagai persoalan hidup apabila seseorang mampu menjadikan ibadah sebagai landasan utama dalam bertindak dan bersikap.
Baca Juga: Hidup Hanya Bergantian: Pesan Kehidupan dari Ngaji Selasa Pagi
Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya ikhlas dalam beramal, yaitu melakukan setiap perbuatan semata-mata karena Allah Swt. tanpa mengharapkan pujian atau penilaian manusia. Dengan keikhlasan, setiap amal yang dilakukan akan menjadi lebih bermakna, bernilai ibadah, dan memberikan ketenangan bagi pelakunya.
Melalui Kajian Selasa Pagi ini, diharapkan seluruh ASN dapat mengambil hikmah dan mengimplementasikan nilai-nilai syukur, sabar, dan ikhlas dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kontributor : Lestari
Editor/ Publisher : Ahyan
Foto : Ahyan