Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA

Jalan Mayor Jendral D.I Panjaitan No. 115A Purbalingga 53311
https://purbalingga.kemenag.go.id

Dari Lumpur ke Tawa Anak, Kemenag Purbalingga Hadir Menguatkan Warga Desa Serang

Purbalingga (Humas) – Langkah Irma In Shofiyana sempat terhenti ketika kakinya terpeleset dan jatuh di lumpur. Di tangannya masih tergenggam snack yang hendak dibagikan kepada para relawan yang tengah membersihkan material banjir serta memperbaiki akses jalan dan jembatan di wilayah terdampak. Meski tubuhnya kotor dan lelah, Irma tetap bangkit dan melanjutkan tugasnya.

Irma terjatuh di lumpur saat mengantar snack untuk relawan di area terdampak bencana desa Serang, Jumat (30/1/2026).

Peristiwa tersebut menjadi potret semangat kepedulian Tim Posko Layanan Keagamaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga yang pada Jumat (30/1/2026) melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja.

“Kondisinya memang licin dan berat, tapi ini bagian dari ikhtiar kami untuk membantu. Selama masih bisa bergerak, kami akan terus membersamai warga dan relawan di lapangan,” ujar Irma.

Tim Posko Kemenag mengantarkan air mineral untuk relawan yang sedang bekerja memperbaiki fasilitas umum.

Pada hari itu, Posko Layanan Keagamaan Kemenag Purbalingga menyalurkan air minum dan snack siang kepada relawan yang melakukan evakuasi material di dua titik terdampak, yakni Dusun Gunung Malang dan Kaliurip. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung tenaga relawan yang bekerja memulihkan infrastruktur agar kembali dapat digunakan masyarakat.

Baca juga : Buku Nikah Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Purbalingga Hadirkan Layanan Duplikat di Posko Layanan Keagamaan

Tak hanya fokus pada bantuan logistik, tim posko juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan psikologis anak-anak terdampak bencana melalui kegiatan trauma healing di lokasi pengungsian Rumah Qur’an. Kegiatan ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan melalui fun game serta nyanyian lagu mitigasi bencana.

Trauma healing dipandu oleh Erna Zamzami, (Tim Trauma Healing dari unsur Kepala Madrasah), yang mengajak anak-anak bernyanyi sambil belajar mengenali langkah-langkah menghadapi situasi darurat bencana.
“Lewat lagu dan permainan, anak-anak bisa belajar tanpa merasa tertekan. Harapannya, mereka memahami apa yang harus dilakukan saat bencana sekaligus kembali ceria,” tutur Erna Zamzami.

Baca juga : Trauma Healing Berbasis Ekoteologi, Kemenag Purbalingga Tanamkan Cinta Bumi di Pengungsian

Suasana pengungsian pun berubah. Dari wajah-wajah yang semula tegang, perlahan terdengar tawa anak-anak yang ikut bernyanyi dan bermain bersama. Salah satu peserta trauma healing, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Aku senang bisa nyanyi dan main. Sekarang aku tahu kalau ada banjir harus bagaimana,” katanya sambil tersenyum.

Warga setempat mengapresiasi kehadiran Kemenag Purbalingga yang tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga memberikan pendampingan secara langsung. Salah satu warga Serang menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami merasa benar-benar didampingi. Anak-anak bisa tertawa lagi, dan relawan juga diperhatikan kebutuhannya,” ungkapnya.

Relawan beristirahat untuk menikmati snack yang telah diantarkan oleh Tim Posko Layanan Keagamaan Kemenag Purbalingga.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui layanan keagamaan yang berdampak, menyentuh aspek kemanusiaan, psikologis, dan spiritual, sebagai ikhtiar bersama menguatkan warga dalam proses pemulihan pascabencana.

Baca juga : Layanan Keagamaan Berdampak, Kemenag Purbalingga Perkuat Penguatan Spiritual Warga Pascabencana

Sumber : Erna Zamzami

Editor : Sri Lestari

Foto : Dok. Posko Layanan Keagamaan Kemenag Purbalingga di desa Serang

Post Relate

Translate »
Skip to content