Purbalingga (Humas) – Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) bersama Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Senin (9/2/2026).
Penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Pengawas PAI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bersama AGPAII dengan menyasar wilayah terdampak di Grumbul Kaliurip dan Gunung Malang. Bantuan yang disalurkan meliputi water torn, alat kebersihan, sembako, serta kebutuhan pendukung lainnya. Donasi dihimpun dari guru PAI se-Kabupaten Purbalingga mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga SMK yang tergabung dalam AGPAII.
Secara rinci, bantuan pendidikan diberikan kepada siswa SMPN 2 Karangreja berupa sekitar 120 eksemplar buku LKS dan 530 eksemplar buku pendamping kegiatan Ramadan. Untuk siswa-siswi SDN 1 Serang disalurkan 20 potong baju Pramuka serta sekitar 180 eksemplar buku pendamping kegiatan Ramadan. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada madrasah diniyah dan masjid berupa karpet, sapu, serta alat pel untuk mendukung kebersihan sarana ibadah dan pembelajaran.

Pengawas PAI, Sutaryo, menyampaikan rasa keprihatinan dan duka mendalam atas musibah yang terjadi. “Kami ikut prihatin dan berduka atas musibah banjir bandang dan tanah longsor ini. Semua terjadi atas kehendak Allah SWT. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya saat menyerahkan bantuan kepada Kepala TPQ Roudlotut Tholibin Desa Serang.
Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan di lapangan, guru PAI setempat tidak ada yang terdampak langsung oleh bencana. “Alhamdulillah, GPAI setempat tidak ada yang terdampak langsung, sehingga kami dapat fokus membantu masyarakat, peserta didik, dan lembaga pendidikan keagamaan yang membutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala TPQ Roudlotut Tholibin Desa Serang menyampaikan apresiasi atas kepedulian AGPAII dan GPAI Purbalingga. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian para guru PAI. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi TPQ dan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana,” tuturnya.

Sumber /Foto : AGPAI Kab. Purbalingga
Editor : Sri Lestari