Virtual, Detik-Detik Proklamasi Terasa Sakral

Purbalingga Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 tahun 2021 meski dilaksanakan secara virtual namun terasa sakral dan penuh makna. Dalam hal pelaksanaan upacara ada perbedaan dan persamaan dalamPeringatan Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaaan RI tahun 2020. Persamaannya masih dalam suasana pandemi. Sedangkan perbedaannya, tahun 2020 lalu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga melaksanakan upacara dipusatkan di halaman MI Istiqomah Sambas. Dengan peserta yang terbatas dan menerapkan protokol kesehatan. Sekaligus Penganugerahan Satya Lancana karya Satya kepada 160 ASN Kankemenag Kabupaten Purbalingga.

Peringatan HUT RI ke-76 tahun 2021 Kankemenag Kabupaten Purbalingga melaksanakan secara virtual melalui kanal Youtub. Diikuti oleh segenap pejabat dan ASN di setiap unit kerja dan satuan kerja. Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga bersama Kepala Subbag TU dan Kepala Seksi /Gara melaksanakan di ruang Ka Subbag TU, sedangkan ASN dijajarannya mengikuti secara daring dari rumah masing-masing.

“ASN Kankemenag Kabupaten Purbalingga wajib mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 secara daring dari rumah masing-masing”,  jelas Kepala Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Purbalingga, Karsono.

Sedangkan bukti kehadiran direkam dengan mengisi link laporan dan mengupload foto pemasangan bendera merah putih, detik-detik proklamasi dan penurunan Sang Saka Merah Putih.

Karsono mengajak kepada ASN dijajarannya agar pandemi  yang mendera hingga saat ini menjadikan momentum untuk lebih mengeratkan persaudaraan, merawat kerukunan dan mempererat persamaan dalam peran serta membangun bangsa.

“Peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan  umat beragama, termasuk diantaranya berupaya mengakhiri pendemi”, tandasnya.

Kakankemenag mengajak semua eleman masyarakat untuk  bersama-sama berkontribusi yang terbaik dalam penanggulangan pandemi dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Selain ikhtiar lahir, ikhtiar bathin harus terus dilangitkan dengan banyak memohon pertolongan dan doa kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa. Agar pandemi segera selesai dan umat beragama dapat berjamaah kembali di tempat-tempat ibadah, anak-anak kembali ke madrasah/sekolah, kehidupan masyarakat kembali normal sebagaimana mestinya.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-76. 17 Agustus 1945 kita merdeka dari penjajah. 17 Agustus 2021 Insya Allah kita merdeka dari wabah. Dengan menghargai semangat  juang para pahlawan bangsa,  mari kita isi kemerdekaan dengan kinerja yang lebih baik dalam melayani bangsa”, pungkasnya. (sl)

Bagikan :
Translate ยป