Sinergi Tiada Henti, Demi Sang Ibu Pertiwi

Purbalingga –  Penyuluh Agama Islam bergerak, adalah motivasi yang luar biasa bagi Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Bojongsari. Penyuluh Agama Islam bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan, Polsek, Koramil dan Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Bojongsari dalam menjalankan tugas.

Tak terkecuali kegiatan Sosialisasi SE Menteri Agama Nomor 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan Di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, Dan Petunjuk Tekhnis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M Di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

 “Dalam menjalankan tugas sosialisasi harus disampaikan dengan cara yang baik, santun dan elegan serta senantiasa mengutamakan kesehatan dan keselamatan dalam menjalan tugas”, pesan Kepala KUA Kecamatan Bojongsari,  Amin Nasirudin dalam keterangannya, Rabu (07/07).

Amin melanjutkan, dalam pelaksanaan sosialisasi, 9 PAI KUA Kecamatan Bojongsari dibagi menjadi 4 Tim.

“Masing-masing tim diberikan tugas untuk melakukan sosialisasi di 2 sampai 4 desa, karena di Bojongasari terdiri atas 13 desa. SE Menag No. 17 Tahun 2021 di sampaikan melalui penggandaan flyer. Flyer disampaikan kepada para kepala desa dan takmir masjid serta ditempelakan di papan pengumuman masjid”, jelasnya.

Didukung Camat

Camat Bojongsari, Titis Panjerahino sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan sosialisasi ini.

 “Kami bertekad dan berkomitmen sekuat tenaga, semaksimal mungkin mengawal SE Menteri Agama No 17 tahun 2021. Dan berharap warga masyarakat Bojongsari khususnya sehat dan terhindar dari wabah covid 19”, tandasnya.

Sementara , Penyuluh Agama Islam KUA Bojongsari, Artanti Laili Zulaiha bersama timnya yang turun langsung ke masyarakat dalam mensosilaisasikan SE menag mengungkapkan pengalamannya .  

“Dalam menjalankan tugas, pastilah terdapat tantangan. Mulai dari merencanakan stratregi, pelaksanaan sampai dengan pelaporan hasil sosialisasi”, ungkap Juara 1 Penyuluh Teladan Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Purbalingga Kategori Penyuluh Non PNS ini.

 “Dalam pelaksanaan tugas sosialisasi, kami bertemu dengan banyak tantangan, antara lain ; medan yang tidak semuanya mudah dilalui, cuaca yang sangat terik, sampai dengan bertemu para takmir masjid yang tidak semuanya sedang berada di tempat”, papar ibu dari Pecatur Cilik, Niam Syamil Auliya.

Tanti, panggilan akrab Artanti menuturkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari hari Senin sampai dengan Rabu, 5 – 7 Juli 2021. Dengan sasaran 13 desa dan 73 masjid yang ada di Kecamatan Bojongsari.(alz)

editor & publisher : sri lestari

Bagikan :
Translate ยป