Pelatihan Program PKB untuk Meningkatkan Kompetensi Guru IPA Kab. Purbalingga

Pelatihan Program PKB untuk Meningkatkan Kompetensi Guru IPA Kab. Purbalingga

 Purbalingga – Sehubungan dengan program Kementerian  Agama  dalam upaya meningkatkan kompetensi guru madrasah melalui Proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform) yaitu sebuah program investasi SDM yang dikembangkan Kementerian Agama yang sumber pendanaannya melalui Pinjaman Luar Negeri Bank Dunia (IBRD Loan No.8992-ID) dari tahun  2020  sampai dengan 2024, terkait dengan ketetapan kebijakan berupa pemberian dana langsung           (Block Grant ) kepada MGMP  di Kotamadya /Kota melalui Direktur  Jenderal  Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama RI. MGMP IPA-1 Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Pelatihan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru IPA-1  Kabupaten Purbalingga.

 

Kegiatan Pelatihan PKB Guru IPA-1 Kab. Purbalingga ini digelar selama 7 hari tiap hari Rabu dan Kamis di tiap minggunya dan on di hari jumat, yang telah berlangsung pada rentang waktu dari tanggal 21 Oktober s/d 11 November 2021, setara dengan  36 Jam. Dan keseluruhan biaya pelaksanaan pelatihan ini bersumber dari bantuan bank dunia yang bekerja sama dengan kementerian agama/madrasah reform dalam bentuk blockgrant/pemberian dana langsung. Hal ini disampaikan Ketua penyelenggara pelatihan PKB Guru IPA, Tri Uswatun Khasanah, S.Pd pada Jum’at (12/11/2021).

 

Tri Uswatun menjelaskan pada Kamis, 11 November 2021 kegiatan pelatihan resmi ditutup, yang sebelumnya masih ada kegiatan refleksi dari Fasilitator Daerah mapel IPA. “Acara penutupan digelar di MTs Maa’rif 05 Majasari yang dihadiri oleh Fasilitator Daerah Mapel IPA sekaligus ketua MGMP IPA Kabupaten Purbalingga, panitia serta seluruh peserta pelatihan sebanyak 30 orang”, jelasnya.

 

Ia menambahkan tujuan terlaksanakannya kegiatan tersebut meliputi tujuan umum dan khusus.

“Tujuan Umum untuk memperluas akses dan  meningkatan mutu kegiatan pada MGMP IPA-1 MTs Kab. Purbalingga sebagai sarana peningkatan keprofesian berkelanjutan untuk guru, sedangkan tujuan khusus untuk meningkatkan kompetensi guru IPA pada MGMP IPA-1 MTs Kab. Purbalingga tentang meningkatkan profesionalisme guru melalui pemahaman kompetensi dasar materi UP Wajib yaitu Listrik dan Sistem Pencernaan”, tambahnya.

 

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Fasda.

“Terima kasih atas kehadiran fasilitator Daerah sekaligus Ketua MGMP IPA untuk memberikan materi, membuka sekaligus menutup acara pelatihan PKB Guru IPA”,ucapnya.

 

Fasilitator Daerah Mapel IPA, Labibah, S.P, M.Pd dalam arahan penutupan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru IPA-1  Kabupaten Purbalingga bagi Guru-Guru Madrasah Mapel IPA di tengah pandemi covid-19. dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Labibah  dalam sambutannya juga banyak bercerita tentang perjalanan karirnya dan perjuangannya dalam meningkatkan keprofesiannya.

“Hal ini sebagai bentuk motivasi agar dalam meniti karir apapun itu selalu mempunyai semangat untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Semua guru memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi narasumber”, ucapnya.

 

Labibah juga membahas tentang pengembangan SDM yaitu peningkatkan kemampuan masing-masing individu dan strategi pengembangan SDM.

“Meningkatkan kemampuan masing-masing individu dalam hal tugas dan tanggungjawab, memperluas akses dan  meningkatan mutu kegiatan, meningkatkan kompetensi guru IPA pada MGMP IPA-1 MTs Kab. Purbalingga tentang meningkatkan profesionalisme guru melalui pemahaman kompetensi dasar materi UP Wajib yaitu Listrik dan Sistem Pencernaan, meningkatkan kemampuan individu di masa yang akan dating. Adapun Strategi pengembangan SDM/kompetensi antara lain melalui :Pelatihan, Workshop, Bimtek atau Seminar”,bahasnya.

 

Di akhir sambutan dan arahannya, Labibah berharap peserta pelatihan bisa terus meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya di era yang penuh kompetisi dan membutuhkan profesionalitas.

 

Kegiatan tersebut diselingi dengan pemberian doorprice kepada peserta paling aktif dan peserta yang berangkat paling awal. (Ida)

Kontributor Nur Hidhayati, S. Pd. Fis

 

publisher : sri lestari

Bagikan :
Translate ยป