MGMP IPA MTs Kabupaten Purbalingga Gelar Diklat Penulisan Artikel

Kepala Lantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga H. Karsono membuka kegiatan Diklat Penulisan Artikel di Aula Lantai 2 SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga yang diikuti para guru dari berbagai jenjang.

Purbalingga – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kemampuan guru khususnya di bidang penulisan ilmiah, Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Madrasah Tsanawiyah (MGMP IPA MTs) Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Tabloid Aspirasi, menggelar Diklat Penulisan Artikel Ilmiah bagi para guru selama lima hari, Kamis – Senin (20 – 24/ 1/2022).

Kegiatan Diklat Penulisan Artikel Ilmiah yang digelar selama lima hari tersebut menghadirkan narasumber dari Kankemenag Kabupaten Purbalingga yaitu Kepala Kankemenag H. Karsono, Kasi Pendidikan Madrasah Sudiono dan Analis Kepegawaian Lina Parwati. Sedangkan narasumber teknis penulisan artikel ilmiah menghadirkan Redaktur Pelaksana Aspirasi Amir M. Sinangga, Editor Sarwono, Wartawan Senior Joko Santoso, serta Motivator  dan Budayawan Purbalingga Agus Sukoco.

Kegiatan diklat dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga H. Karsono, Kamis (20/1/2022). Hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut Pengawas MTs / MA Suratmo, Pengurus Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) MTs Kabupaten Purbalingga Dedi Priyantoro dan Pemimpin Redaksi Tabloid Aspirasi Fajar Anggita.

Ketua MGMP IPA Kabupaten Purbalingga Labibah dalam laporannya menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh 100 guru PNS dan NonPNS dari berbagai jenjang tersebut bertempat di Aula Lantai 2 SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga.

“Peserta kegiatan ini terbagi dalam dua kategori, yaitu para guru alumni PKB IPA MTs sejumlah 37 orang, dan 63 peserta lainnya dari kelompok umum merupakan para guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama dan guru pada sekolah di jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga,” jelasnya.

Labibah menambahkan, diklat penulisan artikel tersebut merupakan kegiatan kerja sama yang pertama kali dilakukan  oleh organisasi yang dipimpinnya. Ia berharap pada waktu-waktu yang akan datang dapat memprogramkan kegiatan – kegiatan lainnya yang memberikan manfaat bagi para guru khususnya anggota MGMP IPA MTs Kabupaten Purbalingga.

Selain menyampaikan terima atas kerja keras panitia dalam mempersiapkan kegiatan diklat, Labibah juga mengapresiasi Pengawas MTs, Pengurus KKKM MTs Kabupaten Purbalingga dan Pemimpin Redaksi Aspirasi yang hadir memberikan dukungan dalam pembukaan diklat tersebut.

Ketua MGMP IPA MTs Kabupaten Purbalingga Labibah menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan diklat.

Peran Vital

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga H. Karsono dalam sambutan pengarahannya menegaskan, pentingnya peranan Kementerian Agama dalam kehidupan bangsa Indonesia.

“Kehadiran Kementerian Agama sangat penting bagi bangsa kita. Karena Kementerian Agama merupakan satu-satunya kementerian yang mengurusi hajat hidup kita dari kita lahir hingga masuk liang lahat, bahkan sampai urusan hidup di akhirat,” tandasnya.

Sehingga menurutnya, dengan begitu majemuknya permasalahan yang dihadapi Kementerian Agama membutuhkan sumber daya manusia yang handal.

“Begitu majemuknya layanan di Kementerian Agama maka dituntut adanya para ASN yang handal, yang sudah selesai dengan persoalan-persoalan yang menyangkut dirinya sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, ada 2 penyakit yang umumnya menyerang para ASN, yaitu malas – sering menunda – nuda pekerjaan dan tidak disiplin.

“Dua persoalan ini harus selesai. Maka, ayo jangan tunda-tunda pekerjaan kita dan disiplin dalam bekerja. Karena jika pekerjaan tertunda-tunda, maka akan terjadi ledakan yang menyebabkan permasalahan yang tidak selesai-selesai,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam kedudukannya sebagai pelayan jika persoalan – persoalan yang membelit dirinya sendiri belum selesai maka yang bersangkutan tidak akan mungkin bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Kakankemenag Karsono juga meminta para guru untuk menjaga amanat yang telah diberitkan masyarakat kepada mereka.

“Kadang wali murid sudah susah payah dalam menitipkan anak-anaknya di madrasah, maka mohon jangan beri mereka harapan palsu,” ujarnya.

Dengan adanya era keterbukaan saat ini Kakankemenag Karsono meminta madrasah untuk menyediakan website sebagai sarana informasi kepada para orang tua dan masyarakat. Ia pun meminta para Kepala Madrasah selaku pimpinan untuk tidak anti kritik.

“Perlihatkan kepada publik hasil kerja kita, hasil belajar para siswa, termasuk nilai dan buku induk. Bicaralah tentang madrasah kepada masyarakat. Jika guru tidak berbicara tentang madrasah kepada masyarakat, maka jangan salahkan jika masyarakat membicarakan para guru,” ungkapnya.

Kakankemenag Karsono juga mengungkapkan, di tahun 2022 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga sudah ditetapkan sebagai piloting project penilaian pembangunan Zona Integritas oleh pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi.

“Alhamdulillah Kantor Kementerian Agama kabupaten Purbalingga telah memperoleh penghargaan dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah melalui Piagam  Penghargaan yang diberikan secara langsung oleh Bapak Kakanwil kepada kami di Semarang. Yaitu sebagai Terbaik I Penilaian Pembangunan Zona Integritas pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota Tahun 2021. Dalam penilaian tersebut ada 8 indikator, salah satu di antara indikator- indikator tersebut adalah kantor harus berani menghilangkan berbagai pungutan-pungutan dan memberikan pelayanan nol rupiah,” ungkapnya.* (sar)

Bagikan :
Translate »