Dakwah Bil Medsos, Banyak Jalan Menuju Kesana

Purbalingga -Kemajuan IT (Imu Teknologi) jangan menjadi alasan untuk tidak melakukan dakwah bil medsos. Justru sebaliknya dijadikan pemicu semangat bagi para Penyuluh Agama dalam melaksanakan dakwahnya. Ketika seseorang masih dapat menikmati jaman serba teknologi, ini merupakan anugrah Allah SWT yang luar biasa, karenanya jangan sampai disia-siakan begitu saja. Motivasi ini diberikan Khikam Aziz PAIF Pendamping Bidang Kerukunan Umat Beragama.

Penyuluh Bidang Kerukunan Beragama kembali diingatkan soal Dakwah Bil Medsos saat acara “Njugur Kerukunan”, Rabu (31/3/2021). Selain para Penyuluh Agama Bidang KUB, acara ini juga dihadiri oleh para Penyuluh Agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) KUA Kecamatan Mrebet 2. Ada nuansa tersendiri dalam acara ini, karena digelar diatas tebing kali, tepatnya di Padepokan Baab al Musthofa Lembarang, Desa Mangunegara, Kecamatan Mrebet milik Sukur Ariadi salah seorang Penyuluh Bidang KUB.

“Ada banyak cara untuk berdakwah bil medsos, antara lain dengan menulis artikel, berita keagamaan, membuat flayer, membuat video pendek, naskah khutbah dan lain sebagainya”. Ujar Khikam yang juga sebagai Ketua Pokjaluh Purbalingga.

Meskipun menulis artikel itu bukan hal yang mudah, tetapi bukan berarti hal tersebut sesuatu yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh para Penyuluh Agama. Hal ini menjadi mungkin atau dapat dikuasai jika memang ada kemauan kuat para Penyuluh Agama untuk terus memperkaya literasi bacaan dan teknik penulisan artikel. Khikam Aziz juga berharap penyuluh akan terbiasa menulis ketika ia mau mewartakan setiap kegiatan kepenyuluhan yang dilakukan. Dengan membuat berita yang dipublis di media sosial seperti facebook, blogg, twitter, dan instagram.

Penyuluh juga dituntut untuk membuat naskah khutbah jum'at. Hal ini dimaksudkan agar pesan-pesan agama terkait dengan kerukunan umat beragama juga bisa senantiasa hadir saat khutbah jumat di masjid.

Dakwah bil medsos tentunya disesuaikan dengan potensi yang dimiliki masing-masing penyuluh. Penyuluh yang berdakwah dengan membuat flyer juga sangat bermanfaat. Bagaimana membuat pesan agama menjadi indah dilihat dan mudah dipahami melalui flyer.

Penyuluh yang baik adalah penyuluh yang mampu hadir disetiap kemajuan jaman. Sehingga pesan agama akan selalu hadir disetiap era kehidupan manusia. (Bimas Islam/KA)

 

Kontributor : Artanti Laili Zulaiha (PAI Bidang KUB)

Bagikan :
Translate ยป