Bersiap, 30 Lembaga RA Masuk Kuota Akreditasi

Kasi Pendidikan Madrasah memberikan sambutan pengarahan pada kegiatan Sosialisasi Akreditasi Bagi RA di Aula Uswatun Khasanah Purbalingga.

Purbalingga – Dalam rangka penjaminan mutu pendidikan pada jenjang Raudlatul Athfal (RA) Seksi Pendidikan Madrasah menggelar Sosialisasi Akreditasi Jenjang RA bertempat di Aula Uswatun Khasanah Purbalingga, Rabu (20/4/2023). Kegiatan yang digelar sehari tersebut diikuti 30 peserta perwakilan dari 15 RA (Raudlatul Athfal), 13 BA (Bustanul Athfal), dan 2 TA (Tarbiyatul Athfal). Selain Kasi Pendidikan Madrasah Sudiono, hadir  Ketua IGRA Kabupaten Purbalingga Khotimah, Ketua KKG RA Kabupaten Purbalingga Siti Khasiroh, serta para Koordinator IGRA kecamatan.

Dalam sambutannya Kasi Pendidikan Madrasah Sudiono memberikan apresiasi kepada 30 lembaga pendidikan yang masuk dalam kuota akreditasi tahun 2022. Menurutnya, akreditasi merupakan program penjaminan mutu yang harus diikuti oleh setiap lembaga pendidikan formal maupun informal sesuai dengan regulasi pemerintah.

“Badan Akreditasi Nasional (BAN) diadakan salah satu tujuannya adalah untuk menjaga mutu pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan d Indonesia. Penyelenggaraan pendidikan di negara kita tidak hanya dikelola oleh pemerintah,namun juga diselenggarakan oleh masyarakat. Maka perlu ada penilaian,” jelasnya.

Ia menambahkan, tujuan penyelenggaraan sosialisasi tersebut adalah untuk memantapkan kesediaan dan kesiapan lembaga RA yang masuk kuota akreditasi. Selain itu Sudiono juga meminta Koordinator KKRA kecamatan, Kepala dan guru-guru RA/BA/TA di seluruh wilayah untuk saling membantu, gotong royong, dan menghilangkan ego masing-masing  demi suksesnya penyelenggaraan akreditasi.

“Koordinator KKRA kecamatan untuk memantau dan membantu persiapan lembaga bersangkutan menyongsong pelaksanaan Visitasi Akreditasi. Visitasi bisa dilaksanakan secara luring maupun daring. Maka siapkan tenaga IT untuk mendukungnya,” pesannya.

Sispena untuk diisi. Perubahan data dilakukan pada setiap semester.  Jangan melakukan perubahan sewaktu-waktu, yang akan menimbulkan kerugian

Dalam kesempatan tersebut Kasi Penmad Sudiono juga memberikan beberapa tips sukses Akreditasi. Di antaranya dengan membangun komunikasi melalui grup whatsapp.

“Jika ingin meraih nilai yang lebih tinggi maka semangatnya harus lebih tinggi dan administrasinya lebih lengkap,” imbuhnya.

Ketua IGRA kabupaten Purbalingga Khotimah dalam sambutannya menyampaikan, akreditasi bukan hal baru dan hal menakutkan. Menurut pengalamannya, dirinya dapat menyelesaikan upload data ke aplikasi Sispena dalam sehari.

“Akreditasi hanya mencocokkan data administrasi yang sudah diupload. Jika ada kekurangan akan diminta untuk diperbaiki agar menjadi lebih baik. Tujuan akreditasi adalah untuk menjadikan lembaga pendidikan kita menjadi lebih baik,” tandasnya..

Ia juga menegaskan agar seluruh lembaga pendidikan RA/BA/TA yang ada tenaga PNS di dalamnya harus bisa upload Sispena di tahun ini, sebagai motivasi bagi lembaga lainnya. Khotimah juga menandaskan agar seluruh Kepala dan Guru RA/BA/TA menyukseskan program  vaksinasi yang digelar Kementerian Agama bekerja sama dengan Polri agar tercapai sejuta vaksin.

Ketua KKG RA Kabupaten Purbalingga Siti Khasiroh menyampaikan penjelasan teknis akreditasi RA Tahun 2022 di Aula Uswatun Khasanah.

Penilaian

Kegiatan sosialisasi diisi dengan penjelasan teknis aplikasi Sispena yang disampaikan oleh Ketua KKG RA kabupaten Purbalingga Siti Khasiroh.

Dalam materinya, Khasiroh menjelaskan 3 tahapan akreditasi. Menurutnya, pada tahapan KPA (Komunikasi Penilaian Akreditasi) penilaian dilakukan terhadap kelengkapan administrasi yang dibutuhkan.

“Sedangkan pada tahap visitasi, penilaian lebih ditekankan pada performance guru dan siswa,” jelasnya. * (sar)

Bagikan :
Translate »