Purbalingga (Humas) – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Gema Soedirman kembali mengajak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga untuk berkolaborasi dalam program siaran keagamaan Ramadan 1447 H/2026 M. Program ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus digelar sebagai upaya menghadirkan dakwah yang luas dan mudah diakses masyarakat.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sinergi yang selama ini telah terjalin antara Radio Gema Soedirman dan Kemenag Purbalingga. Melalui komunikasi yang dibangun, pihak radio kembali menggandeng Kemenag untuk menghadirkan penyuluh agama sebagai narasumber dalam program Ramadan tahun ini.

Adapun program yang akan disiarkan meliputi “SIWAR—SIWAL (Mbekayu Siti Suwarti dan Kang Joko Waluyo)” yang tayang selama Ramadan pukul 04.00 WIB hingga imsak dalam format rekaman. Selain itu, terdapat program “Siraman Qolbu” yang mengudara setiap pukul 05.00–06.00 WIB, baik selama Ramadan maupun di hari biasa.
Sementara itu, program dialog interaktif “Ngobrol Asik Seputar Bulan Ramadan (Ngegosip)” akan disiarkan secara langsung (on air) pukul 09.00–10.00 WIB. Program ini menjadi ruang komunikasi dua arah antara penyuluh agama dan masyarakat melalui siaran yang edukatif dan inspiratif.
Seluruh rangkaian program disiarkan melalui frekuensi 96,3 FM dan dapat diakses secara streaming melalui laman resmi LPPL Radio Gema Soedirman. Proses produksi dilaksanakan di studio radio yang berlokasi di samping Kelurahan Bojong, Purbalingga.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Mohammad Nur Hidayat, menyambut baik kolaborasi tersebut. “Program ini menjadi media dakwah yang efektif karena menjangkau masyarakat secara luas. Kami mendukung penuh keterlibatan penyuluh agama untuk menyampaikan pesan keagamaan yang moderat, menyejukkan, dan relevan dengan kehidupan masyarakat, khususnya selama Ramadan,” ujarnya.
Melalui sinergi yang telah terjalin secara rutin setiap tahun ini, diharapkan penyuluh agama Kemenag Purbalingga semakin optimal dalam memberikan layanan keagamaan, sekaligus memperkuat literasi keagamaan masyarakat melalui media penyiaran.
Editor : Sri Lestari
Foto : Istimewa