KOMPENSASI LAYANAN 1.Jika proses pelayanan tidak selesai dalam jangka waktu yang ditentukan maka produk layanan akan diantar oleh petugas pelayanan kepada pemohon. 2.Jika pejabat penandatangan produk layanan masih berhalangan atau tidak ada di tempat dalam kondisi tertentu, yang mengakibatkan proses pelayanan tidak sesuai jangka waktu yang ditentukan, maka petugas akan menghubungi pemohon melalui telpon/HP/WA dan atau mengantar sendiri produk pelayanan sesuai kesepakatan antara petugas dan pemohon || Selamat Datang Di Portal Website Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah || 5 Nilai Budaya Kerja kantor Kementerian Agama Republik Indonesia. INTEGRITAS,PROFESIONALITAS,INOVASI,TANGGUNGJAWAB DAN KETELADANAN. ||

Yuuk, Beramal Jariyah !

2021-07-06 08:30:28

Yuuk, Beramal Jariyah !

Oleh : Hj. Siti Nurlaely, S. Pd.I )*

Arti amal jariyah menurut KBBI adalah (agama Islam ) perbuatan baik untuk kepentingan masyarakat ( umum ) yang dilakukan terus-menerus dan tanpa pamrih;perbuatan sosial.

Amal jariyah berarti perbuatan baik yang mendatangkan pahala bagi yang melalukannya, meskipun ia telah berada di alam akhirat. Pahala dari amal perbuatan tersebut terus mengalir kepadanya selama orang yang hidup mengikuti atau memanfaatkan hasil amal perbuatannya ketika di dunia. (htps://id.m.wikipedia.org).

Dalam hadist juga  disebutkan :

إِذَا م9َاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631).

Sungguh luar biasa, pahala dari amal jariyah,kita bisa meraih pahala terus menerus walaupun sudah meninggal dunia, sebagai Guru insya allah kita bisa selalu beramal jariyah, karena kita selalu mengajarkan ilmu pada peserta didik .Menyebarkan ilmu memang tidak hanya dilakukan oleh para guru atau pendidik. Memberi informasi yang baik dan bermanfaat,sekecil apapun itu, kepada orang lain juga tak kalah besar hikmahnya, terlebih jika orang tersebut membagikan yang sudah kita tularkan kepada orang lain. Apalagi kita yang berprofesi sebagai Pendidik atau Guru yang setiap hari menebarkan kebaikan, menyampaikan ilmu,memberikan informasi yang baik kepada anak didik, sungguh luar biasa, tidak terhitung banyaknya amal jariyah yang sudah kita lalukan, profesi guru, profesi yang sungguh mulia, kelak dari anak didik kita yang sudah ratusan bahkan ribuan akan menarik tangan kita ke Surga-Nya. Aamiin aamiin YRA.

Marilah, untuk para Pendidik, tugas harian kita kerjakan dengan ikhlas, penuh suka cita demi generasi bangsa yang hebat dan bermartabat.

Menjadi Guru bisa jadi itu adalah impian kita, panggilan hati, keikhlasan kita dalam mendidik anak bangsa menjadi ladang amal yang tidak ada hentinya, apalagi bila kita tambah dengan rajin menulis, bisa juga menulis artikel jurnal,modul,ataupun menulis dan bisa berkarya menghasilkan buku, karena menulis buku sama artinya dengan menyebarkan ilmu dan pengetahuan kepada orang lain. Karenanya perbuatan ini termasuk dalam salah satu sedekah jariyah yang pahalanya akan terus mengalir, meskipun seseorang sudah meninggal. Buku yang kita tulis bisa mendatangkan manfaat dan kebaikan untuk sesama, maka si penulis buku juga akan mendapatkan hikmah yang tiada putusnya. Buku yang kita tulis bisa berupa kumpulan puisi, pantun nasihat, kumpulan artikel, modul pelajaran, kumpulan kultum dan lain sebagainya. Tiada rugi bila kita beramal jariyah.

)* Penulis adalah Kepala MIM Penaruban

Editor & publisher : sri lestari