KOMPENSASI LAYANAN 1.Jika proses pelayanan tidak selesai dalam jangka waktu yang ditentukan maka produk layanan akan diantar oleh petugas pelayanan kepada pemohon. 2.Jika pejabat penandatangan produk layanan masih berhalangan atau tidak ada di tempat dalam kondisi tertentu, yang mengakibatkan proses pelayanan tidak sesuai jangka waktu yang ditentukan, maka petugas akan menghubungi pemohon melalui telpon/HP/WA dan atau mengantar sendiri produk pelayanan sesuai kesepakatan antara petugas dan pemohon || Selamat Datang Di Portal Website Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah || 5 Nilai Budaya Kerja kantor Kementerian Agama Republik Indonesia. INTEGRITAS,PROFESIONALITAS,INOVASI,TANGGUNGJAWAB DAN KETELADANAN. ||

Menag Minta ASN Ubah Citra "Tua" Kemenag Jadi Progresif dan Responsif

2021-09-17 10:40:27

Jakarta-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta ASN Kementerian Agama meningkatkan disiplin dan berada dalam satu barisan. Ini harus dilakukan untuk mengubah citra Kemenag agar lebih progresif dan responsif.

Instruksi ini disampaikan Menag dalam sambutan yang dibacakan Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Aziz saat menjadi inspektur  upacara penghormatan bendera, di halaman Kantor Kementerian Agama Jakarta.

"Mari kita bangun citra Kementerian Agama yang “nampak tua” ini dengan wajah yang lebih muda, progresif, ceria, dan responsif dalam melayani umat," tegas Menag Yaqut, Jumat (17/9/2021).

"Sebagai Menteri Agama, saya menginstruksikan kepada seluruh ASN Kementerian Agama untuk masuk dalam barisan yang kokoh, disiplin dan berintegritas. Perkuat kapasitas diri dan teguhkan komitmen dalam mengabdi," tegas Ishfah membacakan arahan Menag.

Upacara penghormatan bendera yang dilaksanakan hari ini, merupakan implementasi Instruksi Menteri Agama (IMA) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penghormatan Bendera Merah Putih dan Doa. Upacara yang digelar secara luring ini diikuti para pejabat eselon I dan II dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Selanjutnya, Menag meminta seluruh ASN Kemenag dapat meninggalkan paradigma pelayanan lama yang membuat tingkat kepercayaan publik menurun. "Saatnya bangkit dengan mengerahkan seluruh potensi dan jejaring untuk Indonesia yang lebih baik dan maju," sambungnya.

Menurut Menag, waktu telah mencatat perjalanan panjang Kemenag dalam berkontribusi terhadap pembangunan nasional bidang agama. Harmoni dan kerukunan merupakan dua hal di mana peran Kemenag begitu nyata.

"Dengan ragam budaya dan agama di tengah masyarakat, Kementerian Agama hadir sebagai pelayan umat dan memastikan semua agama mendapatkan haknya secara baik dan benar," imbuhnya.

Menag meminta setiap ASN Kemenag harus bangga dengan harmoni, sekaligus responsif terhadap kemajuan zaman. "Di sinilah transformasi budaya dan karakter ASN Kementerian Agama harus terus didorong karena sangat berperan dalam tercapainya tugas dan fungsi pembangunan nasional bidang agama," tandasnya.

Sumber ; Siaran Pers Kemenag RI (Humas)

Publisher : sri lestari