KOMPENSASI LAYANAN 1.Jika proses pelayanan tidak selesai dalam jangka waktu yang ditentukan maka produk layanan akan diantar oleh petugas pelayanan kepada pemohon. 2.Jika pejabat penandatangan produk layanan masih berhalangan atau tidak ada di tempat dalam kondisi tertentu, yang mengakibatkan proses pelayanan tidak sesuai jangka waktu yang ditentukan, maka petugas akan menghubungi pemohon melalui telpon/HP/WA dan atau mengantar sendiri produk pelayanan sesuai kesepakatan antara petugas dan pemohon || Selamat Datang Di Portal Website Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah || 5 Nilai Budaya Kerja kantor Kementerian Agama Republik Indonesia. INTEGRITAS,PROFESIONALITAS,INOVASI,TANGGUNGJAWAB DAN KETELADANAN. ||

Madrasah Didesinfeksi Guru Susun Kisi-kisi di Rumah

2021-02-18 13:13:53

Purbalingga - Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid – 19, seluruh guru MTs Negeri 3 Purbalingga mengikuti instruksi bekerja dari rumah (Work from Home /WfH) selama tiga hari berturut-turut (18-20/2/2021).

Kepala MTs Negeri 3 Purbalingga Sudir dalam keterangannya melalui aplikasi whatsapp Kamis (18/2) menjelaskan, kegiatan penyemprotan dilakukan ke seluruh ruangan madrasah.

“Kami menginstruksikan penyemprotan desinfektan ke seluruh ruangan dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 18 sampai dengan 20 Februari 2021. Maka guru-guru melaksanakan tugas dan pekerjaannya dari rumah,” jelasnya.

Lebih lanjut Sudir menjelaskan, selaku pimpinan ia meminta para guru untuk memanfaatkan waktu selama bekerja dari rumah secara maksimal.

“Para guru kami minta untuk membuat kisi-kisi dan soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas IX dan Penilaian Harian kelas VII dan VIII,” lanjutnya.

Sudir menambahkan, kegiatan penyemprotan dilakukan oleh petugas yang ditunjuk dipimpin staf madrasah Sudarto.

Saat dikonfirmasi Sudarto membenarkan bahwa selama 3 hari berturut-turut ruang dan lingkungan madrasahnya akan disemprot desinfektan.

“Ya benar, mulai hari ini sampai 3 hari ke depan, lingkungan madrasah dari dalam ruang kelas hingga halamannya akan disemprot cairan desinfektan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penyemprotan dilakukan untuk mendesinfeksi virus corona baru (Covid-19) yang masih berkembang di masa pandemi ini. Menurutnya, meskipun para peserta didik mengikuti pembelajaran jarak jauh melalui sistem daring, namun mobilitas dan interaksi para guru dan pegawai madrasah di masyarakat tidak menutup kemungkinan untuk menjadi perantaraan penyebarluasan Covid-19 di lingkungan madrasah. (sofyan/sar)